Departemen | 19 Juni 2017 14:24

Departemen Medik Ilmu Bedah

 

Gambaran Umum

Departemen Medik Ilmu Bedah berdiri sejak berdirinya RSUPN dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan sejak itu telah mengalami beberapa perubahan nama. Di awal berdirinya Centrale Burgelijke Ziekenhuis (CBZ, tahun 1919) Departemen ini disebut “Tim Kamar Bedah (‘het team van kamer chirurgie’)”; ‘Kelompok Staf Medik Fungsional (KSMF) Bedah’ (1980’s) dan kini disebut Departemen Medik Ilmu Bedah.

Selain merupakan bagian hirarkis dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang bertanggung menyelenggarakan pendidikan bedah (SK Rektor Universitas Indonesia, 2014), Departemen Medik Ilmu Bedah merupakan unit kerja penting dalam struktur pelayanan medik di RSCM yang bertanggungjawab menyelenggarakan pelayanan di bidang bedah. Pelayanan bedah tersebut tersedia untuk kasus–kasus emergensi maupun elektif yang dikelola berdasarkan disiplin (cabang) keilmuan di bidang bedah yang dikembangkan sejak tahun 1970an, antara lain trauma, infeksi, keganasan, kelainan degeneratif dan kelainan kongenital.

Sebagai rumah sakit umum pusat rujukan nasional yang menjalankan regulasi pemerintah dalam penyelenggaraan pelayanan sistem kesehatan nasional, saat ini pelayanan diwarnai oleh kasus–kasus sulit dan kasus lanjut sehingga merupakan bentuk layanan tersier yang memerlukan penanganan multimodalitas dengan pendekatan multidisipliner.  

Ditinjau dari aspek manajerial, regulasi pimpinan rumah sakit sejak tahun 2005 yang menerapkan penataan organisasi dan berorientasi pada target terakreditasi internasional (Joint Commission International, JCI) telah membawa Departemen Medik Ilmu Bedah ke suatu atmosfir manajemen yang tertata baik. Didukung oleh nuansa baru manajemen RSCM, Departemen Medik Ilmu Bedah mencapai kuadran pertama pada matriks analisis SWOT yang berarti fase pertumbuhan–perkembangan  pesat. Namun demikian, tetap diperlukan kerja keras untuk mencapai visi RSCM yaitu “infinite experience for all by 2019.”

Pelayanan Bedah tersedia dalam beberapa bentuk sebagai diuraikan berikut :

  • Pelayanan Bedah emergensi 24 jam di Instalasi Gawat Darurat RSCM
  • Poliklinik Bedah sepanjang hari kerja dalam jam kerja, tersedia berdasarkan disiplin (cabang) keilmuan bedah
  • Pelayanan Bedah Rawat Inap, di ruang rawat (Gedung A), ruang emergensi dan ICU, Bangsal Bedah Anak (BCH) dan Unit Luka Bakar
  • Ruang Operasi,  tersedia berdasarkan disiplin (cabang) keilmuan
  • Bentuk layanan di atas tersedia dalam bentuk layanan publik dan privat

 

Poliklinik Bedah

1. Poliklinik Bedah

2. Poliklinik Bedah Subspesialis

    a. Poliklinik Umum (Publik)

        Tersedia di Unit Rawat Jalan Terpadu, Gedung Poliklinik lantai 2

        1)  Poliklinik Bedah Digestif

        2)  Poliklinik Bedah Onkologi – Head Neck and Breast (HNB)

        3)  Poliklinik Bedah Toraks dan Kardiovaskular

        4)  Poliklinik Bedah Plastik

        5)  Poliklinik Bedah Vaskular

        6)  Poliklinik Bedah Anak

    b. Poliklinik Privat

        Tersedia di Polklinik Kencana

        1)  Poliklinik Bedah Digestif

        2)  Poliklinik Bedah Onkologi – Head Neck and Breast

        3)  Poliklinik Bedah Toraks dan Kardiovaskular

        4)  Poliklinik Bedah Plastik

        5)  Poliklinik Bedah Vaskular

        6)  Poliklinik Bedah Anak

     c. Poliklinik Khusus

         Tersedia di Poliklinik Gedung Central Medical Unit (CMU3) lantai 2

         1)  Poliklinik Sumbing dan Kraniofasial (Cleft and Craniofacial Center, CCC)

         2)  Poliklinik Luka Bakar

 

Ruang Operasi

  1. Ruang Operasi Instalasi Bedah Pusat (IBP)
  2. Ruang Operasi Kencana
  3. Ruang Operasi Bedah Rawat Jalan (One Day Care, ODC)
  4. Ruang Operasi Bedah Sumbing dan Kraniofasial (Cleft and Craniofacial Center, CCC) di CMU3
  5. Ruang Operasi Bedah Luka Bakar di CMU3
  6. Ruang Operasi Bedah Jantung di PJT

Copyrights 2017 All Rights Reserved by RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo.