Departemen | 21 Juni 2017 10:39

Departemen Medik THT

 

Latar Belakang

Pelayanan departemen THT dimulai sejak tahun 1950 dibawah pimpinan Prof. dr. Hendarmin Sastrosoepono, dibantu oleh dr. Crame, dr. Nizar. dr. Joesoef, dr. Sigit dan dr. Azhari Rivai, dr. Purnaman S Pandi, dr. Karmini dan dr. J. T. Lembong. Pelayanan rawat jalan, rawat inap dan kamar bedah mulai dapat dilakukan. Sesuai dengan perkembangan pada tahun 1968 di bawah kepemimpinan Prof. dr. Nizar Sp.THT Departemen dikelompokan dalam beberapa divisi, yakni otologi, rinologi-onkologi, laring faring, bronkoesofagologi, dan audiologi. Divisi-divisi tersebut dipimpin oleh dr.Karmini Sp.THT-KL sebagai kepala divisi Otologi, dr. Purnaman S Pandi Sp.THT-KL sebagai kepala divisi Rhinologi dan Onkologi, Prof dr. R. Sigit Koesma Sp.THT-KL sebagai kepala divisi Laring Faring, Prof. dr. Nurbaiti Iskandar Sp.THT-KL sebagai kepala divisi Bronkoesofagologi/ Endoskopi dan Prof. dr. Hendarto Hendarmin Sp.THT-KL sebagai kepala divisi Audiologi (yang merupakan cikal bakal divisi Neurotologi).

Pada tahun 1982 organisasi departemen THT semakin berkembang menjadi 9 divisi yang terdiri dari Otologi, Rinologi, Faringo-laringologi, Bronko-esofagologi/Endoskopi, Neurotologi, Onkologi, Alergi-Imunologi, Plastik Rekonstruksi dan THT Komunitas.

 

Ruang Lingkup Pelayanan

Pelayanan di departemen THT meliputi rawat jalan, rawat inap, kamar bedah, kamar bedah sehari. Pelayanan rawat jalan termasuk di dalamnya perawatan di poliklinik lantai 4, poliklinik madya, poliklinik kencana, poliklinik Kiara. Departemen THT meliputi Sembilan divisi yakni rinologi, otologi, laring faring, bronkoesofagologi, neurotologi, THT-Komunitas, Plastik rekonstruksi, Alergi imunologi dan onkologi THT.

 

     Audiometri                   Nasoendoskopi      Otomikroskopi                    RFL                       PNIF