Bahasa (ID)

_UPT Sel Punca_

 

Untuk memenuhi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 833 / MENKES / PER / IX / 2009 dan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 328/2013 tentang Pengelolaan Stem Cell Research, pengembangan, dan Jasa,
Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo - Universitas Indonesia Medical School telah membentuk laboratorium Stem Cell Research, pengembangan, dan Penerapan Clinical sejak 2012.
laboratorium merupakan bagian integral dari Unit Perawatan Terpadu untuk Stem Cell Therapy dan terletak di lantai 5 dari CMU 2 Bangunan di kompleks Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Laboratorium ini dimiliki oleh pemerintah dan pertama di Indonesia yang telah berhasil memenuhi Standar GMP. Karena prestasi itu, laboratorium ini mampu melakukan skrining infeksi penyakit, tes kualitas, tes diferensiasi, dan penelitian sel induk terapan lainnya.

Unit Perawatan Terpadu untuk Stem Cell Therapy dapat melakukan beberapa terapi translasi, seperti:
-Terapi sel punca untuk patah tulang yang gagal sambung (fraktur non union) dan  fraktur tulang panjang dengan defek tulang kritis (defek tulang lebih dari 5 cm)
-Terapi sel punca untuk defek tulang rawan (defek kartilago)
-Terapi sel punca untuk Cedera Saraf Pusat (Spinal Cord Injury)
-Terapi sel punca untuk infark miokard dan endstage cardiac disease
-Terapi sel punca untuk penyakit pembuluh darah perifer (Peripheral Arterial Disease) pada penyandang diabetes
-Terapi Cultured Ephitelial Autograft (CEA) secara autolog pada pasien luka bakar