Bahasa (ID)

Departemen Radioterapi

 

Gambaran

 

Komitmen kami untuk menemani sahabat dan keluarga dalam berjuang dan berperang melawan kanker dengan SENYUM dan KEHANGATAN

 

“Cointinuous Improvement” adalah budaya kerja kami dalam memberikan pengobatan radiasi yang berbasis Quality, Evidence Based, Safety dan Paripurna bagi seluruh masyarakat

 

Sebagai Rumah Sakit Pusat Rujukan Nasional, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan, penelitian serta pendidikan dan pelatihan dalam bidang Radioterapi yang bermutu tinggi dan dengan mengikuti perkembangan dan kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi secara berkisambungan.

 

Penyakit kanker dan pengobatannya adalah yang masih dianggap menakutkan bagi banyak orang. Bagi kami seharusnya tidaklah demikian. Pelayanan dengan SENYUM dan KOMITMEN pada pasien adalah nilai utama yang kami pegang teguh dalam layanan.

 

Dalam menjalani kegiatan pelayanan, penelitian dan pendidikan serta pelatihan arah dan prioritas strategi Departemen Radioterapi dapat dilihat dari visi, Misi dan Tata Nilai

 

Visi:

Providing new hope through infinite cancer care experience

 

Misi:

  1. Menjalankan pelayanan terapi radiasi mutakhir dengan standar kualitaspelayanan serta radiation and patient safety internasional namun tetap terjangkau
  2. Menjalankan fungsi pendidikandan pelatihanberbasis kompetensi di bidang radioterapi, fisika medik dan keteknisan radioterapi di tingkat nasional
  3. Berperan aktif dalam penelitian multidisiplin nasional dan internasional
  4. Menjalankan manajemen profesional berbasis SMART

 

Budaya Organisasi :

Continuous Improvement melalui  5CS

  1. Compassion, Communication, Commitment, Collaboration dan Consistent
  2. Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun

 

Tata Nilai :

  1. Profesional, inovatif dan kreatif dalam bekerja untuk kepentingan pasien
  2. Kebersamaan untuk keamanan, keselamatan, kesejahteraan serta kepuasan bersama (pelanggan internal dan eksternal)
  3. Berubah, maju, disiplin, sadar, peduli, loyal dan tanggungjawab
  4. Humanitas

 

Kebijakan Mutu :

Departemen Radioterapi sebagai unit pelayanan di bidang kesehatan yang melayani pasien yang membutuhkan pengobatan radiasi bertekad untuk memuaskan pelanggan melalui:

  • Menciptakan produk layanan yang berkualitas
  • Memberikan pelayanan terbaik terhadap pasien dan pelanggan lainnya
  • Mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki
  • Meningkatkan kinerja dengan memperbaiki sistem manajemen mutu secara terus menerus

 

Pelayanan Radioterapi yang telah kami selenggarakan sejak tahun 1927 merupakan pusat pelayanan Radioterapi pertama di Indonesia dan hingga saat ini telah mengalami perubahan teknologi yang sangat bermakna.

 

Dalam lingkungan nasional, departemen Radioterapi RSCM dipandang sebagai pusat pelayanan radioterapi tersier yang memiliki peralatan terlengkap dan mampu melakukan teknik radiasi tertinggi. Hal ini sesuai dengan perannya sebagai pusat pendidikan dan pusat rujukan nasional. Dengan peran terebut lingkungan pemerintah menjadikan departemen Radioterapi RSCM sebagai mitra dalam hal ekspertise dan saran mengenai kebijakan terkait. Kementerian kesehatan dalam menyusun kebijakannya menjadikan departemen radioterapi RSCM sebagai bagian dari tim penyusun, demikian pula halnya dengan BATAN dan BAPETEN. Selain itu khusus untuk BATAN selaku liaison officer dari IAEA untuk Indonesia selalu berhubungan dengan departemen Radioterapi RSCM mengenai program – program kerjasama yang terkait.

 

Dalam proses peningkatan mutu pelayanan, akreditasi ISO 9001 2008 telah diterapkan sejak Desember 2009 dan hingga saat ini telah 13 kali surveilance dengan berbagai temuan rekomendasi yang telah ditindaklanjuti oleh unit kerja terkait.

Departemen Radioterapi berusaha menjalankan perannya untuk membimbing pusat pelayanan radioterapi di daerah melalui jejaring pelayanan dan visitasi bersama program PORI dengan kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan onsite dan supervise langung oleh tim ahli dari departemen Radioterapi RSCM.

Kegiatan lainnya bahwa sejak tahun 2009, Deprtemen Radioterapi bekerjasama dengan PORI melakukan program audit QUATRO yang  bertujuan untuk memastikan pelayanan yang dilakukan di daerah berjalan dengan aman sesuai standar IAEA. Hasil dari audit QUATRO berupa rekomendasi kepada beberapa senter Radioterspi yaitu : RS. Pertamina, RSUD Soetomo, RSUP Sardjito, RS MRCC Siloam, RS Kanker Dharmais, RS M Djamil, RS M. Hoesin dan RS Wahidin Sudirohusodo.

 

Selain menjalankan proses pelayanan, pendidikan dan penelitian, Departemen Radioterapi aktif dalam melakukan kegiatan sosial pada pasien, keluarga pasien maupun masyarakat sekitar. Kegiatan yang dilakukan antara lain :

  1. Makan siang GRATIS bagi pasien JKN non mandiri
  2. Rumah singgah  dan TRANSPORT GRATIS (RSCM – YKI – CISC)
  3. Paket makanan sehat bagi pasien kanker RSCM
  4. Makanan sehat bagi pasien anak
  5. Sunat MASAL
  6. Pemberian petunjuk, dukungan moral, penyuluhan dan informasi kanker bersama para survivor (CISC)
  7. Rumah singgh (Ronald Mcdonald Family Room) bagi pasien anak
  8. Kerjasama dengan Yayasan Dunia Kasih Harapan tentang Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Room Of Hope

 

 

 

Departemen Radioterapi bekerjasama dengan Yayasan Ronald McDonald House Charities (No : 01/RMHC/VI/2012 – No:9536/TU.K/54/VI/2012) berupa penyediaan ruang tunggu bagi pasien kanker anak yang menjalani kegiatan tindakan/pelayanan di RS.

 

 

Produktivitas kegiatan pelayanan Departemen pada tahun 2015 adalah :

 

 

Distribusi dari kunjungan pasien diatas, 40% adalah pasien dari wilayah DKI dan 60% adalah pasien luar DKI. Pertumbuhan jumlah pasien saat ini periode 2010 - 2015

 

 

 

 

 

 

 

Grafik % kepuasan pasien periode Januari – Desember 2015 dapat dilihat pada tabel berikut :

 

 

 

 

Pelayanan

 

a. Konsultasi Poliklinik

b. Radiasi Eksterna

Adalah teknik radiasi dengan menggunakan sumber radiasi yang berada di luar tubuh pasien. Pada teknik ini diperlukan berbagai tahapan untuk memberikan ketepatan radiasi pada daerah target yang dituju. Tahapan yang harus dilakukan :

 

  1. Pemeriksaan klinis
  2. Simulator baik konvensional maupun secara tomografi komputer (CT)
  3. Perencaan terapi (Treatment Planning) dengan metode radiasi yang terpilih
  • 2D Radioterapi
  • 3D Radioterapi
  • Intensity Modulated Radiotherapy (IMRT)
  • Stereotactic Radiosurgery (SRS)
  • Stereotactic Radiotherapy (SRT)
  • 4D Adaptive Image Guided Radiotherapy

 

  1. Verifikasi lapangan radiasi
  2. Pelaksanaan terapi radiasi

Selama periode radiasi dengan jumlah penyinaran sesuai dengan tindakan pasien.

Kami adalah pusat radioterapi pertama di Indonesia yang melakukan pelayanan dengan teknologi IMRT, SRT maupun SRS. Sebagai uapaya kami untuk menjamin keselamatan dan keakuratan terapi, Quality Assurance merupakan hal penting yang kami lakukan secara rutin dan berkesinambungan.
 


c. Brakiterapi

Adalah teknik radiasi dengan sumber radiasi diletakan dekat atau dimasukan ke dalam target radiasi yang dituju. Tindakan radiasi ini seringkali digunakan dalam kombinasi dengan radiasi eksterna untuk jenis kanker tertentu dengan tujuan meningkatkan dosis pada daerah target radiasi tanpa merusak jaringan sehat disekitarnya.

d. Pelayanan Multidisiplin

Merupakan konsep layanan yang memberikan kemudahan bagi pasien kanker untuk mendapatkan pelayanan secara terintegrasi dari berbagai disiplin ilmu seperti : Onkologi Medik, Bedah Onkologi, Rehabilitasi Medik, Radiologi, Gizi klinik, Bedah Saraf, Anestesi, Patologi Klinik, Patologi Anatomi, Tim Paliative care dan lain sebagainya.
Fasililtas tersebut di Departemen Radioterapi melalui layanan Comprehensive Cancer Care Clinic (C4).

e. Perawatan luka


f. Paliative Care

 

Jenis pelayanan :

 

 

Jadwal pelayanan radioterapi :

  • Poliklinik:

- Pendaftaran pasien baru / follow up: 07.30 – 14.00 WIB

- Pasien kontrol radiasi: 07.30 – 16.00 WIB

  • Radiasi Eksterna: 07.30 – 20.00 WIB
  • Brakhiterapi: 07.30 – 18.00 WIB
  • Cito emergency: 24 jam

 

Alur pelayanan :

Pasien yang datang pertama kali ke Departemen Radioterapi RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo akan diarahkan untuk melakukan registrasi sebagai pasien baru di Resepsionis. Pasien sebaiknya datang dengan membawa surat rujukan dari Dokter Pengirim. Pasien kemudian menuju ke Poliklinik untuk dilakukan pemeriksaan oleh Dokter dan penentuan indikasi radioterapi.

 

Bila pasien ditentukan untuk menjalani tindakan radiasi, maka pasien akan dijadwalkan serangkaian tindakan persiapan dan perencanaan radiasi, antara lain pasien akan dikirim ke ruang Mould (untuk pembuatan alat bantu radiasi/alat-alat khusus immobilisasi), kemudian ke ruang Simulator atau CT Simulator (yaitu ruangan untuk mensimulasikan pasien sebelum dilakukan radiasi pertama,bertujuan untuk menentukan volume target radiasi dan menghindari jaringan sehat sekitar). Selanjutnya data-data tersebut akan diproses secara computerized pada Treatment Planning System (TPS), dan setelah planning radiasi selesai, pasien akan dihubungi untuk jadwal verifikasi dan sinar pertama.

 

 

 

Pelayanan Unggulan

 

PELAYANAN UNGGULAN

 

 

 

Fasilitas Kami

 

Lokasi Departemen Radioterapi berada dilingkungan rumah sakit yang terletak ditengah lokasi rumah sakit dengan luas tanah 1534 m2 dan luas bangunan kurang lebih 4212 m2 yang terdiri dari 3 lantai. Departemen radioterapi memiliki akses yang strategis berada di dekat pintu masuk.

Departemen Radioterapi RSCM memiliki peralatan dan sarana yang digunakan dalam memberikan pelayanan radiasi eksterna maupun brakiterapi dengan berbagai teknologi mutakhir yang ada untuk pelayanan radioterapi di Indonesia. Departemen Radioterapi RSCM memiliki berbagai fasilitas lainnya untuk kenyamanan seperti lobby, ruang tunggu, kamar mandi dan mushola.

Peralatan medik utama

  1. Tomotherapy
  2. Pesawat Linac Synergy S
  3. Pesawat Linac Synergy Platform
  4. Pesawat Linac Varian
  5. Microselectron HDR (mHDR Ir 192)
  6. Brachyterapy 3D Digital - Microselectron HDR 18 Channels
  7. Alat Stereotactic

 

Peralatan medik penunjang

  1. Pesawat Simulator
  2. CT Simulator
  3. Treatment Planning System
  4. X-Ray C-Arm
  5. Mouldroom : Computerized block system

 

Profil Dokter

 

Struktur oganisasi Departemen Radioterapi :

Kepala Departemen Radioterapi :

Prof.DR.dr.Soehartati Gondhowiardjo, Sp.Rad (K), Onk.Rad

 

Staf Ahli :

Prof.dr.H.M.Djakaria, Sp.Rad (K), Onk.Rad

dr. Nana Supriana, Sp.Rad (K), Onk.Rad

 

Koordinator :

 

  1. Koordinator Pelayanan Masyarakat : Dr. Angela Giselvania, Sp.Onk.Rad
  2. Koordinator Administrasi dan Keuangan : Dr. ArieMunandar, Sp Onk.Rad
  3. Koordinator Sarana dan Prasarana : DR.dr.Sri Mutya Sekarutami, Sp.Rad (K), Onk.Rad
  4. Koordinator Perencanaan dan pengembangan : Kania Rayani, MARS
  5. Koordinator Pendidikan : Dr. Gregorius Ben Prajogi, Sp. Onk.Rad
  6. KPS FKUI : Dr. Irwan Ramli, Sp.Rad (K), Onk.Rad

 

Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di lingkungan Departemen Radioterapi terdiri dari jenis tenaga yang komprehensive Fisika Medik, Dosimetri, Radiografer Radioterapi, Perawat, Manajemen dan Keuangan, Teknik.

Sebagai pusat pelayanan rujukan radioterapi di Indonesia yang diharapkan menjadi center of excellence, kami terus berupaya mengembangkan diri salah satunya  melalui penelitian.

Departemen radioterapi  RSCM memiliki sebuah laboratorium penelitian biologi molekuler yang berfungsi sebagai sarana penunjang dalam penelitian biologi molekuler di bidang onkologi yang terkait dengan pengobatan radioterapi.

 

Dalam menunjang peneltian yang terus berkembang, Departemen Radioterapi menyediakan fasilitas laboratorium :

  1. Gel Electrophoresis equipment
  2. Sentrifuge
  3. Liquid Nitrogent tank
  4. ELISAreader
  5. Western Blot Equipment

 

 

Adapun kegiatan penelitian yang dikembangkan :

  1. Penyimpan sampel
  2. Ekstrasi protein
  3. Ekstrasi DNA
  4. ELISA
  5. Western bolt
  6. Gel electrophresis

 

Bidang Penelitian

 

Dalam bidang penelitian Departemen Radioterapi RSCM memiliki beberapa kerjasama penelitan internasional disamping penelitian-penelitian lokal departemen yang dilakukan oleh PPDS, RTT, fisika medik, dan perawat. Penelitian internasional yang berjalan merupakan kerjasama dengan IAEA yaitu:

 

 

  1. Optimisation of Radiotherapy Treatment in Paediatric Cancer (PI: Prof.DR.Dr. Soehartati Gondhowiardjo, Sp.Rad(K)Onk.Rad
  2. Resource Sparing Curative Treatment for Rectal Cancer (PI: DR.Dr. Sri Mutya Sekarutami, Sp.Rad(K)Onk.Rad)
  3. Resource Sparing Curative Radiotherapy for Locally Advance Squamous Cell Cancer of the Head and Neck (PI: Prof.DR.Dr. Soehartati Gondhowiardjo, Sp.Rad(K)Onk.Rad
  4. A Randomized Phase III Study of Short Course versus Standard Course Radiation Therapy in Elderly and/or Frail Patients with Newly Diagnosed Glioblastoma Multiforme (PI: dr. Arie Munandar, Sp.Onk.Rad)
  5. Randomized Study of Stereotactic Body Radiation Therapy (SBRT) Versus Transarterial Chemoembolization (TACE) in Hepatocellular Carcinoma (PI: Dr.Angela Giselvania,Sp.Onk.Rad)


Terdapat pula kerjasama dengan Radboud University, Netherland yang telah menghasilkan seorang doktor di bidang biomedik, mengenai Carbogen-Nicotinamide (CON) against hypoxia to increasing radiosensitivity of cervical cancer cells dengan DR.Dr. Sri Mutya Sekarutami, Sp.Rad(K)Onk.Rad selaku peneliti utama. Penelitian lainnya adalah penelitian multisenter dengan beberapa Negara (India, Taiwan, Israel, dan United Kingdom) yaitu Phase III Study of post-operative adjuvant concurrent chemoradiation with or without Nimotuzumab for stage III/IV head and neck squamous cell carcinoma yang dipelopori NCCS Singapore serta penelitian monosenter fase 2 mengenai Evaluation of Nimotuzumab (h-R3 Mab) Combined with radiotherapy in the treatment of patients with stage III cervical cancers bekerjasama dengan CIMYM, Kuba dan Innogene Kalbiotech.

Penelitian rutin yang dilakukan PPDS yang telah berlangsung antara lain: (data ada di Bagian Pendidikan & Pelatihan)

Dari penelitian yang telah dilakukan departemen radioterapi melakukan publikasi yang salah satunya adalah poster penelitian pada kegiatan internasional, yaitu:

 

  1. Evaluation of Nimotuzumab (h-R3 Mab) Combined with radiotherapy in the treatment of patients with stage III cervical cancers (Soehartati Gondhowiardjo, Arie Munandar) pada Asian Oncology Summit 2010, Bali, 9 – 11 April 2010
  2. Stereotactic radiosurgery for brain tumors: result of experience at dr. Cipto mangunkusumo hospital, jakarta, Indonesia (Soehartati Gondhowiardjo, Renindra Ananda A, HM Djakaria, R Susworo, Angela Giselvania, Arie Munandar, Rudiyo, Dini Andriani) pada Asian Clinical Oncology Society Symposium, Gifu, Japan, 25-27 Agustus 2010
  3. Expression of CA9, VEGF and SPF as biological behavior of locally advance cervical cancer (Sri Mutya S, Soehartati Gondhowiardjo, Nurjati H Siregar, Alida Harahap, Safarina Malik, Antonina Zahra) pada Asian Clinical Oncology Society Symposium, Gifu, Japan, 25-27 Agustus 2010
  4. Field -in-Field Technique in Breast Cancer  with Breast Conserving Treatment (Ulinta Pasaribu, Soehartati Gondhowiardjo, M Fadhilah Rhani) pada Asian Clinical Oncology Society Symposium, Gifu, Japan, 25-27 Agustus 2010
  5. Effects of Hypoxia on angiogenesis and proliferation: correlation with tumour response in cervical cancer treated with combined radiation and carbogen-nicotinamide (Sri Mutya S, Soehartati Gondhowiardjo, Nurjati H Siregar, Alida Harahap, Safarina Malik, Antonina Zahra) pada Asian Oncology Summit, Hong Kong, 8-10 April 2011
  6. Patients profile, treatment, and survival in indonesian women with breast cancer: 10 years experiences (Ratnawati soediro, soehartati gondhowiardjo)
  7. A comparison of efficacy between breast conserving treatment and mastectomy for early stage breast cancer (Rafiq sulistyo nugroho, soehartati gondhowiardjo)
  8. Identification of risk faktor associated with distant metastasis in women with breast cancer (Juli jamnasi, soehartati gondhowiardjo)
  9. Factors that impact the quality of life in long term breast cancer survivors (Rudiyo yeoh, soehartati gondhowiardjo)
  10. Analysis of overall survival and loco-regional recurrence after surgery, chemotherapy, and radiotherapy for the locally advanced breast cancer patients (Hendrik hendrik, soehartati gondhowiardjo)
  11. Stereotactic radiosurgery in intracranial slow growing tumor: factors Affecting the determination of dose at radiotherapy Department RSCM (Henry kodrat, soehartati gondhowiardjo, angela giselvania, arie munandar)


Dari publikasi tersebut terdapat penghargaan internasional yang pernah didapatkan oleh departemen radioterapi dalam penelitian yaitu:

Merit Award Winner pada 10th International Conference of the Asian Clinical Oncology Society 13-15 Juni 2012 di Seoul, Korea, berupa publikasi poster internasional berjudul Stereotactic Radiosurgery in Intracranial Slow Growing Tumor: Factors Affecting the Determinationof Dose at Radiotherapy Department RSCM.
 

 

Data Informasi

 

NO

URAIAN

 

 

 

 

 

1

LOKASI

 

Departemen Radioterapi RSUPN Dr Cipto

 

 

 

 

Mangunkusumo Jakarta

 

2

TELP LANGSUNG

 

021-3147534 (sekretariat)

 

3

TELP EXT

 

021-3921155 (ext 131 Resepsionis-Customer Care)

4

CUSTOMER SERVICE

 

021-3921155 (ext 131)

 

5

CONTACT PERSON

 

Sdri. Putri Julas Febrianti

 

6

KOORDINATOR PELAYANAN

 

  Dr. Angela Giselvania, Sp.Onk.Rad

 

 

7

PENANGGUNG JAWAB

 

Prof DR Dr Soehartati Gondhowiardjo, SpRad(K)OnkRad

8

ALAMAT WEB

 

www.radioterapi-cm.org