Layanan Unggulan | 2 Mei 2024 11:18

Pelayanan Jantung Terpadu ( PJT )


Klinik Gagal Jantung

PROFIL

Instalasi Pelayanan Jantung Terpadu (IPJT) RSCM diresmikan pada tanggal  17 September 2003 dan merupakan perintis pelayanan jantung terpadu rumah sakit umum di Indonesia. IPJT mengusung prinsip penanganan kardiovaskular terintegrasi dan multidisiplin dengan melibatkan beberapa KSM (Kelompok Staf Medis) utama, yaitu KSM Ilmu Penyakit Dalam Divisi Kardiovaskular, KSM Ilmu Kesehatan Anak Divisi Kardiologi, KSM Bedah Divisi Bedah Toraks Kardiak dan Vaskular dan KSM Anestesiologi dan Terapi Intensif. Selain itu KSM yang juga terlibat di IPJT adalah KSM Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dan KSM Gizi Klinik. IPJT RSCM memberikan pelayanan kardiovaskular komprehensif mulai dari konsultasi, diagnostik non invasif dan invasif, bedah jantung dan tindakan koreksi invasif tanpa pembedahan, rehabilitasi medis hingga tatalaksana gizi klinis.

Pada tahun 2018, dibentuk tim Gagal Jantung dan pada tahun 2019 dibuka Pelayanan Poliklinik Gagal Jantung untuk memberikan pelayanan terintegrasi dan komprehensif kepada pasien gagal jantung di RSCM dan Indonesia secara umum. Tim tersebut terdiri dari berbagai disiplin ilmu dan saling berkoordinasi dalam program pelayanan terpadu gagal jantung.

Sebagai bagian dari rumah sakit pusat rujukan, IPJT RSCM terus mengembangkan pelayanan kardiovaskular sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemeriksaan diagnostik non invasif mutakhir seperti ekokardiografi 4D, perawatan intensif dengan menggunakan peralatan yang memadai, serta pelayanan-pelayanan unggulan merupakan bentuk kepedulian IPJT RSCM dalam usaha penanganan penyakit kardiovaskular di Indonesia mulai dari skrining sampai tatalaksana bedah dan non bedah sesuai dengan panduan yang ada.

Salah satu layanan unggulan IPJT RSCM adalah tindakan ablasi  untuk mengatasi masalah gangguan irama jantung dan pemasangan alat Permanent Pacemaker (pacu jantung permanen) dengan pacuan fisiologi. Beberapa jenis gangguan irama listrik jantung dapat diatasi dengan tindakan invasif tanpa pembedahan, dikenal sebagai Electrophysiology Study (studi listrik jantung) dan ablasi melalui kateter khusus. Saat ini IPJT RSCM sudah menggunakan pemetaan listrik secara tiga dimensi, dengan keunggulannya yang dapat mengurangi paparan radiasi dan zat kontras pada pasien. Akurasi dan tingkat keberhasilannya lebih tinggi dibandingkan dengan alat konvensional sebelumnya.  

Sejauh ini IPJT RSCM telah memberikan pelayanan Electrophysiology Study Ablasi kepada lebih dari 400 pasien dengan angka keberhasilan 97,4%. Kasus-kasus yang ditangani seperti Atrial Fibrilasi, Ventrikular Takikardia, Premature Ventricular Complex, Sindrom Wolff-Parkinson-White, Takikardia Supraventrikular lainnya dan pasien dengan fungsi pompa jantung menurun. Selain itu telah dilakukan ablasi zero fluoroskopi pada wanita hamil dengan hasil yang memuaskan.

IPJT RSCM juga sudah menyediakan layanan tindakan implantasi alat pacu jantung untuk kebutuhan pasien, seperti Permanen Pacemaker (PPM), Implantable Cardiac Defibrilator (ICD)  dan Cardiac Resynchronization Therapy (CRT).

Mengemban amanah sebagai rumah sakit pendidikan, pada 2018 IPJT RSCM mendapatkan pengakuan sebagai salah satu pusat pelatihan Implant CRT di lingkup Asia Pasifik dan sejak tahun 2019 IPJT RSCM juga termasuk pelayanan jantung dilingkungan Asia Tenggara yang sudah mampu melakukan implantasi alat pacu jantung permanen yang lebih fisiologis,         di kenal dengan His Bundle Pacing/Left Bundle Pacing.

Periode tahun 2019-2023 sudah dilakukan 300 (tiga ratus) tindakan di IPJT RSCM dengan angka keberhasilan 100%.

Di bidang bedah, IPJT RSCM telah mengembangkan prosedur pembedahan yang akan memberikan kenyamanan lebih pada pasien, yaitu layanan pembedahan invasif minimal (Minimal Invasive In Cardiac Surgery), CABG off pump dan juga mengakomodasi pembedahan pada kasus-kasus jantung bawaan yang kompleks (Complex Congenital Heart Surgery). Setiap tahun IPJT RSCM melakukan sekitar 400 (empat ratus) pasien operasi bedah jantung anak dan sekitar 200 (dua ratus) pasien operasi bedah jantung dewasa.

 

  1. CRT adalah tatalaksana yang dilakukan kepada pasien yang mengalami gagal jantung karena tidak sinkronnya detakan jantung antara bilik kanan bilik kiri dan serambi kanan dan serambi kiri, dengan alat tersebut maka dapat memaksimalkan dan mengefektifkan kesingkronan gerakan dari jantung. Sinkronisasi gerakan dua bilik (ventrikel) dan dua serambi (atrium) jantung.
  2. EVAR/TEVAR TEVAR (Thoracic Endovascular Aortic Repair) merupakan metode penanganan dengan memasukkan kateter khusus ke dalam pembuluh darah bagi pasien yang mengalami aneurisma aorta torakal. EVAR (Endovascular Aneursym Repair) merupakan metode penanganan dengan memasukkan kateter ke dalam pembuluh darah bagi pasien yang mengalami aneurisma aorta abdominal.
  3. EP Study EP study adalah sebuah tes aktivitas listrik jantung dan untuk mendiagnosa bentuk aritmia atau irama jantung yang tidak normal. Aritmia jantung adalah sebuah keadaan dimana istrik jantung tidak berkoordinasi dengan harmonis sehingga menyebabkan detak jantung menjadi tidak teratur, menjadi lebih cepat atau menjadi lebih lambat.Aritmia jantung dapat dirasakan oleh penderita seperti rasa berdebar-debar atau detak jantung terasa cepat atau lambat, nyeri dada atau sulit bernafas, cepat lelah, bahkan dapat pingsan tiba-tiba.Dalam menangani aritmia jantung maka dilakuakan prosedur Radiofrekuensi ablasi untuk penanganannya. EP studi dan ablasi dapat dilakukan bersama di dalam ruang tindakan kateterisasi. Saat terindentifikasi adanya aritmia saat dilakukan EP study, maka dokter dapat langsung melakukan radiofrekuensi ablasi di tempat area ditemukannya listrik jantung yang abnormal.
  4. Tindakan intervensi anak (ASD, VSD, PDA, PFO)
    • Transcatheter closure of ASD adalah penutupan lubang di jantung pada dinding atrium tanpa operasi dengan menggunakan alat penutup atau occluder.
    • Transcatheter closure of PDA adalah penutupan lubang di jantung pada dinding aorta dan arteri pulmoner dengan menggunakan alat penutup atau occluder.
    • Transcatheter closure of VSD adalah penutupan lubang di jantung antara bilik dengan menggunakan alat penutup atau occluder.
    • Transcatehter closure of PFO adalah penutupan lubang di jantung antara bilik kanan dan kiri atas jantung menggunakan alat penutup atau occlude
  5. Klinik gagal jantung: pelayanan khusus pasien yang mengalami gagal jantung. Gagal jantung merupakan keadaan dimana jantung tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh sebagaimana mestinya. Pelayanan yang diberikan dengan cara memberikan terapi  farmakologis (obat yang harus dikonsumsi) non farmakologis (diet, konsumsi air putih, dan program rehabilitasi jantung). 
  6. His bundle pacing: strategi baru untuk aktivitasi fisiologis ventrikel. Berupa pemasangan alat pacu jantung di lokasi bundle his.
  7. MICS (Minimal Invasive in Cardiac Surgery) merupakan teknik operasi  jantung dengan luka operasi / insisi / irisan operasi yang lebih kecil dibandingkan dengan teknik operasi jantung biasanya yang umumnya membutuhkan luka operasi yang berukuran besar atau membutuhkan sternotomi (teknik pembelahan tulang dada sternum).  
  8. Complex Congenital Heart Surgery adalah pembedahan pada kasus-kasus penyakit jantung bawaan yang kompleks dan umumnya sulit untuk ditangani oleh rumah sakit – rumah sakit dengan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan yang lebih terbatas. Pembedahan kasus penyakit jantung bawaan kompleks yang dimaksud adalah operasi Prosedur Rastelli, Prosedur Fontan, atau operasi untuk memperbaiki pembuluh darah besar jantung yang posisinya tertukar.

 

Cathlab PJT RSCM

Layanan Baru

Berkembangnya ilmu kedokteran menemukan bahwa pengumpalan darah di ruang jantung dan gangguan irama jantung dapat menyebabkan peningkatan kejadian stroke terutama untuk pasien yang berisiko tinggi stroke atau pasien stroke berulang. Saat ini di IPJT RSCM sudah dilakukan tindakan LAA occluder.

Tindakan LAA Occluder adalah tindakan penutupan left atrial appendage (ruangan pelengkap di atrium kiri (serambi jantung bagian kiri) dengan memakai alat khusus. Tindakan ini dilakukan di ruang kateterisasi jantung tanpa melalui operasi (transkateter).  Tujuan ditutupnya LAA ini adalah untuk mengurangi risiko terlepasnya gumpalan darah di serambi jantung kiri tersebut ke dalam sistem peredaran darah tubuh terutama bagian otak yang dapat memicu terjadinya stroke atau kejadian stroke berulang pada pasien yang pernah mengalami stroke.

 

Cardiovascular Clinic Schedule

  • Adult Cardiologist
Senin

Dr. dr. Muhammad Yamin, SpJP(K), FIHA, FACC,FSCAI
Senior Consultant Interventional Cardiology & Electrophysiology

dr. Muhadi, SpPD-KKV
Internist,  Consultant  Cardiology

dr. M. Syahrir Azizi, SpPD-KKV
Internist Clinical Cardiologist

dr. Angga Pramudita, SpPD
Internist, Clinical Cardiologist

Selasa

dr.Ika Prasetya Wijaya,SpPD,KKV,FINASIM, FACP,FICA

Internist, Consultant Interventional Cardiology

Dr.dr. Eka Ginanjar, SpPD-KKV,FINASIM,FACP,FICA
Internist, Consultant Interventional Cardiology

dr. Birry Karim, SpPD-KKV
Internist, Consultant Interventional Cardiology

dr. Resultanti, SpPD
Internist, Consultant Interventional Cardiology

Rabu

dr. Arif Mansjoer, SpPD-KKV , KIC, M.Epid

Internist, Cardiac Intensivist, Consultant  Cardiology

dr. Simon Salim, Sp.PD-KKV
Internist,  Consultant  Cardiology

dr. Angga Pramudita, SpPD
Internist, Clinical Cardiologist

dr. R. Fidiaji Hiltono S, Sp.PD
Internist Clinical Cardiologist

Kamis

Prof.Dr.dr.Idrus Alwi,SpPD,KKV,FINASIM,FACP,FACC,FESC,FAPSIC,FRCP(T)
Internist, Senior Consultant Interventional Cardiology

dr. Birry Karim, SpPD-KKV
Internist Clinical Cardiologist

Dr.dr.Sally A. Nasution,SpPD,KKV,FINASIM, FACP
Internist,  Consultant  Cardiology

Dr.dr. Eka Ginanjar, SpPD-KKV,FINASIM,FACP,FICA
Internist, Consultant Interventional Cardiology

Jumat

dr.Ika Prasetya Wijaya,SpPD,KKV,FINASIM, FACP,FICA
Internist,  Consultant  Cardiology

dr.Lusiani, SpPD,KKV, FINASIM
Internist,  Consultant  Cardiology

dr. Simon Salim, Sp.PD-KKV
Internist,  Consultant  Cardiology

dr. R. Fidiaji Hiltono S, Sp.PD
Internist Clinical Cardiologist

 

  • Pediatric Cardiologist Schedule
Senin Dr. dr. Rubiana Sukardi, Sp.A(K)
Senior Consultant Pediatric Cardiologist
Selasa

Prof. Dr. dr. Mulyadi,M.Djer, Sp.A(K)
Senior Consultant Pediatric Cardiologist

dr. Anisa Rahmadhany, SpA(K)
Senior Consultant Pediatric Cardiologist

Rabu

Dr. dr. Rubiana Sukardi, Sp.A(K)
Senior Consultant Pediatric Cardiologist

Dr. Anisa Rahmadhany , Sp.A
Clinical  Pediatric Cardiologist

Kamis

Prof. Dr. dr. Mulyadi,M.Djer, Sp.A(K)
Senior Consultant Pediatric Cardiologist

Dr. dr. Rubiana Sukardi, Sp.A(K)
Senior Consultant Pediatric Cardiologist

Jumat

Prof. Dr. dr. Mulyadi,M.Djer, Sp.A(K)
Senior Consultant Pediatric Cardiologist

Dr. dr. Rubiana Sukardi, Sp.A(K)
Senior Consultant Pediatric Cardiologist

dr. Piprim Basarah,Sp.A(K)
Consultant Pediatric Cardiologist

 

  • Cardiothoracic Surgeon
Senin dr. M. Arza Putra, Sp.BTKV (K)
Consultant Thoracic and Cardiovascular surgeon
Selasa

Dr. Suprayitno Wardoyo, SpBTKV (K)
Consultant Thoracic and Cardiovascular surgeon

Rabu

dr. Dhama Shinta Susanti, Sp.BTKV (K)

Consultant Thoracic and Cardiovascular surgeon

Kamis dr. David Hutagaol, Sp.BTKV(K), FIHA
Consultant Thoracic and Cardiovascular surgeon
Jumat dr.Ismail Dilawar, Sp.BTKV (K), MARS
Consultant Thoracic and Cardiovascular surgeon

 

  • Cardiac Rehabilitation
Senin dr. Deddy Tedjasukmana, Sp.KFR (K), MARS, MM
Cardiac Rehabilitation Consultant
Selasa
Kamis

 

  • Klinik Gagal Jantung
Selasa                 

dr. Birry Karim, SpPD-KKV
Internist, Consultant Interventional Cardiology

dr. Resultanti, SpPD
Internist Clinical Cardiologist    

dr. Lily Indriani Octovia, MT, M.Gizi, Sp.GK
Nutritionist                                                                                                                                                 

Kamis

dr. Birry Karim, SpPD-KKV
Internist, Consultant Interventional Cardiology

dr. Resultanti, SpPD
Internist Clinical Cardiologist

dr. Lily Indriani Octovia, MT, M.Gizi, Sp.GK
Nutritionist                

 

  • Konsultasi Anestesi Jantung
Senin


dr. Aldy Heriwardito, SpAn-KAKV
Anesthesiologist

Selasa

Dr. dr. Ratna Farida, SpAn-KAKV

Anesthesiologist

Rabu

dr. Anas Alatas, SpAn-KAKV
Anesthesiologist

Kamis

dr.Aries Perdana, SpAN-KAKV
Anesthesiologist

Jumat dr. Jefferson, SpAn-KAKV
Anesthesiologist

 

 

  • Pelatihan Kardiologi Dasar
  • Pelatihan Kardiologi Lanjutan
  • Pelatihan Perfusionist
  • Pelatihan Cardiac ICU

 

 

  •  Website RSCM di www.rscm.co.id
  •  Aplikasi RSCMku
  •  Call center Pelayanan Jantung Terpadu RSCM (021) 3914684. (Beroperasi Senin - Jumat pukul 08.00 - 16.00 WIB) 

 


UNIT PELAYANAN JANTUNG TERPADU (PJT)
RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO

GEDUNG CMU 1 , LT.1, 2,4 & 5

JL. Diponegoro No. 71 Jakarta Pusat

Kontak : 

Instalasi Pelayanan Jantung Terpadu Gedung CMU 1 Lantai 1 

Customer Service  : 021-80675430

Instalasi Pelayanan Jantung Terpadu Gedung CMU 1 Lantai 4 Poliklinik

Telp : 021-80675445

Instalasi Pelayanan Jantung Terpadu Gedung CMU 1 Lantai 5 Rawat Inap

Telp : 021-80675443

  • Facebook : Pelayanan Jantung Terpadu Rscm
  • Youtube : Pelayanan Jantung Terpadu RSCM
  • Instagram : @rscm_pjt
  • Gmail : marketingpjt2017@gmail.com